Sering gak ngalamin yang namanya buntu, kesal saat ingin menyampaikan keinginan unek-unek kita sama orang lain atau orang terdekat kita? Mau bohong, salah, jujur kadang dimarahin. Mau berpendapat di kelas juga hanya bias ngomong dihati saja, gak bias sampai kata-kata itu keluar, kadang gagap juga. Apalagi kalau udah berhadapan dengan dosen yagn sedikiit “……” rasa takut,gerogi itu sering muncul sampai gak bias ngomong? Bete kan kalo ngalamin seperti ini terus-menerus?(pengalaman pribadi).
Sore ini, blog Langkah Catatanku akan sedikit melangkah setapak,dua tapak, tiga tapak pak pak pak. . .
untuk menulis sedikit tentang komunikasi. Pada dasarnya semua diatas terletak pada keberanian kita bicara, jangan sampai apa yang kita sampaikan kepada orang lain menjadikan salah tanggap atau yang biasa kita sebut dengan misscommunication.
Komunikasi merupakan satu hal yang penting dalam hidup. Melalui komunikasi kita menemukan diri kita, mengembangkan konsep diri dan menetapkan hubungan kita dengan dunia di sekitar kita. Hubungan dengan orang lain akan menentukan kualitas hidup kita. Akan tetapi, seringkali terjadi misscommunication dan bukan tak mungkin dapat menimbulkan perpecahan.
Terus bagaimanakah cara berkomunikasi yang baik dan benar agar suasana senantiasa terjaga?
Sebelumnya kita perlu tau mengenai arti dari komunikasi itu sendiri. Komunikasi yaitu seni untuk membuat diri kita dapat dimengerti atau dipahami orang lain (baca, tulis, bicara, dengar). Ketrampilan kita dalam berkomunikasi selalu dijadikan tolak ukur atau ukuran bagi efektifitas kepemimpinan.
Apabila orang lain tidak memahami gagasan atau pendapat kamu,
Apabila pesan kamu menjengkelkan mereka,
Apabila kamu tidak berhasil mengatasi masalah pelik karena orang lain menentang pendapat kamu,
Apabila orang lain tidak mau membantu kamu,
Apabila semakin sering kamu berkomunikasi semakin jauh jarak kamu dengan mereka,
Apabila kamu selalu gagal untuk mendorong orang lain dalam bertindak,
itu berarti kamu telah gagal dalam komunikasi atau komunikasi kamu kurang efektif. Paling tidak komunikasi yang efektif menimbulkan lima hal yaitu pengertian, kesenangan, pengaruh pada sikap, hubungan yang makin baik dan tindakan.
Contohnya seperti idah dalam menyapa sahabat dunia maya ini. . .
.
Ketika idah mengucapkan, “Salam senyuum ?”, idah tidak bermaksud mencari keterangan. Komunikasi ini lazim disebut komunikasi fatis, yang dimaksudkan untuk menimbulkan kesenangan. Komunikasi inilah yang menjadikan hubungan kita akrab, hangat dan menyenangkan. Bila kegagalan untuk menimbulkan pengertian disebut kegagalan komunikasi primer, maka gangguan hubungan manusiawi (hubungan menjadi tidak akrab) yang timbul dari salah pengertian disebut dengan kegagalan komunikasi sekunder.
Selain itu, paling sering kita melakukan komunikasi untuk mempengaruhi orang lain (komunikasi persuasif). Persuasi ini juga ditujukan untuk melahirkan tindakan yang dikehendaki. Menimbulkan tindakan nyata memang indikator efektivitas yang paling penting. Karena untuk menimbulkan tindakan, kita harus berhasil lebih dahulu menanamkan pengertian, membentuk dan mengubah sikap atau menumbuhkan hubungan yang baik.
Contoh yang sering kita baca dan kita lihat disetiap buku tamu, tukar link atau yang lainnya pada blog sahabat :
“ini kunjungan pertama dari idah, semoga persahabatan tetap terjalin? idahceris.wordpress.com”
Itu merupakan sebuah dari komunikasi yang bersifat persuasive, dimana setelah kita menginformasikan kita juga mengajak orang lain untuk berkunjung balik dan itu merupakan tindakan. Tindakan adalah hasil kumulatif seluruh proses komunikasi. Ini bukan saja memerlukan pemahaman tentang seluruh mekanisme psikologis yang terlibat dalam proses komunikasi, tetapi juga faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku manusia.
Ketrampilan berkomunikasi meliputi :
- Kemampuan mendengarkan .
- Penyampaian pesan .
- Menilai kembali komunikasi tersebut.
- Mengantisipasi hasil penilaian (agar proses berjalan runtun/ berkesinambungan).
Kelincahan kita dalam berkomunikasi dan didukung dengan hati yang tenang insyaAlloh apa yang akan kita sampaikan kepada orang lain akan tepat sasaran.
salam senyuum. ^_*

Ahh… perasaan pada kunjungan pertama kemaren, Idah ngga komen begitu deh.
wedeeeewh. . .
mungkin lagi keseleo kali kak lidahnya (sekedar membela diri)
Dari pada membela diri, mendingan membela rakyat.
taaaaaaamtarataaaam. . .
pertama yang idah lakukan adalah mengkonsep diri untuk membela diri. . .
setelah membela diri berhasil, idah baru akan meneruskan dan berusaha untuk membela rakyat dengan ikhlas.
komunikasi mmg sangat penting untk menghindari suatu kesalahpahaman dari sesuatu hal…..
happy blogging ya !
okay. . . .
terimakasih kak. . .
always be happy. . .
Dalam kehidupan sehar-hari, banyak sekali orang yang maunya didengarkan tanpa mau mendengarkan. Itu tuh komunikasi gak sehat. Betul gak mbak? Hehehe
hehehe. . .
betuuul sekaliiiii. . .
(pengalaman pribadii)
Mencoba memamahi
damn mencoba menyelami. . .
nice post,
komunikasi yang baik sangat dibutuhkan dalam kehidupan apalagi dalam pekerjaan
salam senyum….
senyum idah terima. . .
yang jalas kalau kita masih hidup, komunikasi itu sangatlah penting. . .iyya kan kak asril?
betul…betul…betul….
100 buat dek Idah
maaf mba, saya kelupaan pasang link mba, tp udah saya pasang mba, makasi ya, salam kenal
alkhamdulillaah. . .
untung sekarang ingat ya?
pas ane kuliah smester satu juga dapet ilmu komunikasi,,,tp skarang dah lupa,,,hehehe,,,
nice artikel btw,,, ^_^
emmm. . . tapi sekarang msih lancar dalam berkomunikasi kan?
wahh hmm.. kalimat persuasif ya? masyaAllah
iyya. . .
betuul mba maya?
ada yang salahkah dengan kalimat persuasif?
hmmm…. penting neh langsung dipraktikkan di blog, makasih banyak ya Mbak Idah
sama-sama kak azzet. . .
salam senyuuum. . . ^_*
Wah – nice Share Mbak Idah, Sebagai Seorang yang pendiam pemalu dan penyendiri… komunikasi merupakan barang mahal untuk ku ^.^”
Salam Kenal Mbak Idah
sering-seringlah mengadakan diskusi. . .
walaupun diskusi kecil dengan sahabat walau hanya di kamar.