Tadarus di Bulan Suci Ramadhan.

Tidak terasa tadi malam adalah malam ke 25 bulan Ramadhan, berarti 5 hari lagi lebaran dong. ;) Bagaimana dengan puasa teman-teman, masih lancar sampai hari ini kan? Terus amalan-amalan baik di bulan Ramadhan, masih berjalan juga kan? Sejak H-7 lebaran, Tadarus di mushalla Ar-Ridho sudah mulai sepi, hanya ada beberapa orang saja. Saya kurang tau apa penyebabnya, padahal orang yang datang untuk tarawih masih banyak dan bahkan satu mushalla penuh sampai ke serambi. Mungkin mereka yang biasanya dari tarawih langsung tadarus, sekarang mempunyai kegiatan lain. Entah itu kegiatan apa, yang penting tetap positif. :) Salah satu berkah tadarus yang sudah mepet dengan lebaran itu adalah takjilan yang datang semakin banyak. Takjilan memang banyak, tetapi yang tadarus semakin sedikit. :(

Takjilan Tadarus

Takjilan untuk orang-orang yang Tadarus.

Untuk teman-teman Blogger sendiri bagaimana? Masih rutin kan tadarus dan nderesnya? Untuk teman-teman yang kesehariannya lebih banyak menyentuh keyboard, memandang monitor dan lebih mementingkan aktivitas lainnya, sekarang saatnya berbahagia. Iya, berbahagialah, karena pada bulan suci Ramadhan di tempat teman-teman pasti ada kegiatan tadarus. Kalau bisa, luangkanlah waktu untuk tadarus sekalian mengakrabkan diri dengan teman-teman lain yang ikut tadarus juga. ;) Jika tidak bisa ya tidak apa-apa, tetapi sangat disayangkan kalau tidak punya waktu sedikitpun untuk tadarus.

Kegiatan tadarus di bulan suci Ramadhan dikerjakan secara bergiliran dan biasanya dikerjakan setelah menunaikan ibadah shalat Tarawih dan Witir. Biasanya ada aturan tersendiri yang mengatur jumlah bacaan perhari dengan tujuan agar dapat mencapai khatam di bulan Ramadhan. Tadarus di Mushalla kami baru sebatas membaca Al-Qur’an dengan pengeras suara, kemudian disimak oleh beberapa orang yang hadir dalam tadarus tersebut. Berbeda dengan nderes, nderes ya sama-sama membaca Al-Qur’an tetapi secara individu.

Tadarus

Masih ada 6 Orang, untuk tadarus tadi malam. ;)

Dalam bertadarus dianjurkan untuk tidak bercanda dan bergurau sepanjang tadarus dimulai. Disunnahkan untuk menghadap ke arah kiblat saat bertadarus. Dalam membaca Al Quran, kita diminta untuk membacanya dengan tartil (teliti). Seperti yang tersurat dalam surah Al Muzammil ayat 4 yang berbunyi:

أَوۡ زِدۡ عَلَيۡهِ وَرَتِّلِ ٱلۡقُرۡءَانَ تَرۡتِيل

“Atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur’an itu dengan perlahan-lahan”

Simak. jika ada teman yang sedang membaca Al-Qur’an, maka simaklah dan jangan ngobrol sendiri. Jika ngobrol sendiri, selain berdosa berarti kita juga mencamakkan lafadz-lafadz Alloh. Berarti dapat dosa ganda. Kata nenek saya, pahala orang yang membaca Al-Qur’an dengan orang yang menyimak itu sama. Teliti. Saat ada orang yang sedang tadarus, selain menyimak kita juga harus teliti. Teliti dengan apa yang sedang dibaca, termasuk huruf, tajwid, panjang pendek harokat dan lain sebagainya. Benarkan. Setelah menyimak dengan teliti dan jika memang ada lafadz yang salah dalam pengucapannya, maka kita yang menyimak wajib membenarkan. Jika kita sudah tahu bacaannya salah tetapi kita diam saja dan  tidak dibenarkan, maka yang menyimak juga ikut berdosa.

Selain mendapatkan pahala, sebenarnya dengan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar kita bisa sekalian mengatur nafas kita. Iya, jika sedang tadarus, baru membaca satu ayat saja terkadang nafas sudah tidak beraturan, apalagi yang suka gerogi, terkadang malah pedot ditengah ayat. ;) Padahal jika karaoke, mungkin bisa dengan enjoy dan tanpa mengatur nafas pun kita bisa sampai nada tinggi tanpa ngos-ngosan. ;) Semoga tadarus dan nderes tidak hanya berjalan pada bulan Ramadhan, tetapi pada hari-hari biasa juga tetap berjalan.

Alangkah indahnya bulan Ramadhan jika di seluruh Masjid dan  Mushalla diramaikan dengan bacaan ayat-ayat suci Al-Quran.

Salam Senyum

 

 

 

 

Ket: Dokumen foto di atas milik Endang.

23 komentar

  1. saya tadarusnya suka di rumah Id..

    Tidak apa2 mas, yang penting istiqomah. :)

  2. makmurkan mesjid di 10 malam terakhir, anggap saja ini ranadhan terakhir kita :(

    Iyya, Mba Mil.
    Sampai takbir berkumandang, karena rencana khotmil Qur’an itu malam ke 29 Ramadhan.

  3. insyaAlloh masih ngejar target mba,, hrs tetap semangat, krn kita blm tentu bs bertemu dg ramadhan berikutnya… ya tho…???

    Benar sekali, mba.
    Semoga kita masih bisa bertemu di ramadhan berikutnya ya? ;)

  4. Biasanya tradisi begitu masih di laksanakan di daerah2 ya..
    katanya suka rame, seneng tuuh..
    Kalo di tempatku, udah ga ada, padahal mesjid pinggir rumah, ga pernah ada yang tadarusan malam2 apalgi nyiapin ta’jil..

    Kebagian jadwal ta’jil paling untuk berbuka Puasa yang shalat di mesjid hhe..

    Lebih tepatnya di desa2, Teh. :)
    Memang rame, tapi sekrang sudah mulai sepi. :)
    Coba di adakan, Teh. ;)

  5. Allhamdulilah masih,walaupun sambil ngos2an hehehe nafasnya gak kuat

    yang penting istiqomah ya, Mom? :)

  6. kapan yah kita bisa tadarusan bersama2 mba idah ? :D

    nanti malam masih ada tadarusan lho.
    yuuk mariii. . . :)

  7. Minal aidin walfaizin ya, selamat hari raya idul fiti 1433 H

    Maaf lahir batin mba. . .
    Selamat hari raya juga. . .^*

  8. Wah, ternyata dosa ya kalo orang yang bacaannya salah kita cuekin aja…
    Hmmm, baru tau nih.

    Dosa, Mba.
    kan kita udah tau salah, kenapa gak dibenarkan. :)

  9. wah, yg tadarus 6 orang, ceweknya lima orang kayagnya? hehe, :))

    mantap mbak, lanjutkan tadarusnya! Emang ngaji itu yang paling susah buat istiqamah, :))

    Aaamiin, Mas. :)

  10. Saya suka dengerin orang baca AlQuran dengan pelan lancar namun tidak kecepetan, panjang pendeknya pas dan tajwidnya juga enak didengar, habisnya kalau tadarus banyak yang baca seperti dikejar maling, cepet banget..

    Kalau didaerah idah, masih pelan2 saja, mba Yuni. :)

  11. Jaman masih di rumah [masa sekolah ]…biasanya tadarus di musholla. Tp setelah jadi anak rantau, tadarusnya di rumah. Pengen juga sesekali i’tikaf sebenarnya..:)

  12. kalo ditempatku masih ada tuh tadarusan, di musholla dekat rumah, tapi biasanya kaum bapak/remaja laki2…. Kaum hawanya sih biasa tadarusan di rumah, sendirian wae….
    Nice posting Idah… trims telah berbagi.. :)

    Ouh, jadi remaja putri pun di rumah ya mba, ngajinya?
    Iya, sama2 mba. . .^_*

  13. Di mesjid tempat saya tarawih malah sudah ga ada lagi yg tadarus bada tarawih dimesjid, karena malam kemarin kegiatan hatam qurannya :( . Tadarus di mesjid sy lebih suka dgn cara spt yg dijelaskan diatas, yg satu membaca lainnya memperhatikan. Beda dgn di mesjid tmpt sy tarawih kalau kata mba Idahceris nderes, ‘nderes alias sama-sama membaca Al-Qur’an tetapi secara individu’ jadinya ga ada koreksi jika ada yg salah baca.
    Salam sukses!

    Iya, ditempat saya juga kalau sudah khatam gak ada lagi tadarusan. Tapi kemarin dihimbau sama ta’mir masjid, walaupun sudah khatam disuruh tetap tadarus nantinya, setelah sholat isya.
    Memang yang paling aman itu ketika ada yangmenyimak, jadi kalau bacaan kita ada yang asalah mereka membenarkannya. :)

  14. Yok ah… Ngaji dulu sebelum mudik. Supaya di jalan selamat…..

    Yoooooooooooooook. .. :lol:
    Mudik kapan, Om?

  15. saya suka tadarusan di rumah !

    Alhamdulillaah. . ^_*

  16. semangat , mudah2an dapet malam lailatul qadar :)

    Aamiin. . .^_*

  17. Jadi rindu kampung,rindu masa kecil hingga SMK, tiap bulan Ramadhan tadarus jadi kewajiban hingga larut malam :( . Semoga postingannya berkah ya Mbak :)

    Sekarang merantau ya mas?
    Aamiin. . .^_*

  18. Assalaamu’alaikum wr.wb, Idah manis…

    Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini.
    Kemenangan akan kita gapai
    Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
    Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
    Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
    Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT

    Di hari yang FITRI ini, dengan TULUS HATI
    Saya mengucapkan mohon MAAF LAHIR & BATHIN
    Semoga ALLAH selalu membimbing kita bersama di jalan-NYA

    SELAMAT HARI RAYA AIDIL FITRI
    Salam Ramadhan dari Sarikei, Sarawak. :D

    Wa’alaikumsalaam, Bunda yang cantik.
    idah mengamini doa dari Bunda ya?
    Selamat hari raya idul fitri untuk Bunda dan Keluarga.
    Mohon Maaf lahir dan batin. :)

  19. Baru tau istilah nderes…
    Aku gak pernah tadarusan hihihi…
    Aku sudah balik, kemarin sampai jam tiga pagi :D

    Waduuh, kenapa Un?
    Eman2 lho nek gak tadarusn pas ramadhan. :)
    Ikut omnya Mb Noorma ya?
    mabo gak, Un? :lol:

  20. tarawih dan tadarusnya di rumah aja

  21. astaghfirulloh,,,saya selalu lalai untuk menjalankan amalan yang satu ini…

    Semoga sekarang gak lalai lagi ya, mas? :)

  22. Ya allah semoga alqur’an menjadi petunjuk bagi saya dan orang-orang yang bertakwa.

    Aamiin. . . ^_*

  23. […] lalu, saya pernah menulis tentang Tadarus di Bulan Ramadhan. Kali ini saya akan menulis tentang Tadarus lagi, namun beda situasi dan kondisi. Eh, lebih […]

Tolong tinggalkan goresan manis disini. . . "salam senyuum" ^_*

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: