5,4 Juta Orang Meninggal akibat Rokok.

“Health is not everything but without health everything is nothing”

SEORANG perokok harus tahu diri. Ketika sedang merokok, ternyata orang di sekitar langsung mengipas-ngipaskan tangannya di depan hidung, sebaiknya segera pergi menjauh atau matikan rokok tersebut. Terlebih kalau ada anak balita. Gerakan mengipas-ngipaskan tangan di depan hidung menandakan bahwa mereka sangat terganggu oleh kepulan asap rokok yang keluar dari mulut perokok. Kalau tidak segera pergi menjauh, berarti perokok itu tidak tahu diri.

Pengendalian dampak rokok di Indonesia telah diatur dalam beberapa peraturan perundang-undangan, sebagai regulasi atas dampak penggunaan rokok oleh perokok pasif. Hal itu untuk melindungi kepentingan mendasar perokok pasif. Di pasal 18H ayat 1 UUD 1945 di sebutkan “setiap orang berhak mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”. Kemudian pasal 28J ayat 1 menyatakan “setiap orang wajib menghormati Hak Asasi Manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”. Didalam pasal 9 ayat (3) Undang-unang (UU) Nomor: 39 Tahun 1999 tentang HAM secara tegas dinyatakan “Setiap orang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat”.

Salah satu hak seseorang untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat adalah terbebas dari gangguan asap rokok, sebab asap rokok mengandung ribuan zat adiktif berbahaya yang menjadi penyebab kanker, jantung dan stroke. Zat adiktif yang ada pada rokok anatara lain: Carbon monoxide, Hydrogen cyanide, Ammonia, Benzene, Forlamdehyde, Polonium-210. Fakta menunjukkan pada abad 20, sekitar 100 juta orang minggal karena merokok. Saat ini sekitar 5,4 juta orang meninggal per tahun diakibatkan rokok.

Saya sempat bercakap dengan salah satu teman yang sedang prakterk di Rumah Sakit tentang perokok.

Saya: Pak Satpam Rumah Sakit lihai banget merokoknya.

Teman: Saya dulu juga perokok. Sehari bisa habis dua atau tiga bungkus. Ketika saya menyulut rokok ternyata orang di dekat saya, terutama anak perempuan pada menggerakkan tangannya untuk menutup hidung, bahkan ada yang langsung pergi tanpa basa-basi terlebih dahulu. Saat itu saya langsung pergi, rasanya malu sekali. Tapi sekarang saya sudah berhenti merokok, karena dimarahi sama cewek saya “.

Saya: Wah, sudah pernah merasakan rokok ya? Saya juga pernah, baru satu kali mencoba merokok tapi calon istri saya hampir datang untuk menonjok saya.😆

Jangan Merokok

Gambar dari sini.

Dukungan dari orang terdekat memang sangat diperlukan untuk mengurangi bahkan berhenti menjadi perokok. Disamping belajar untuk mengurangi rokok, kita juga harus memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan. Jika saja tidak ada aktivitas merokok dalam setahun, bisa dibayangkan berapa banyak dana terkumpul yang bisa digunakan untuk kegiatan yang jauh lebih bermanfaat. Kalau kita mau berpikir, orang-orang yang miskin (mungkin) tidak bertambah miskin akibat merokok, para pengusaha rokok tidak akan bertambah kaya akibat tidak ada aktiivitas para perokok, para penumpang dalam angkutan umum yang penuh sesak tidak akan lagi merasa sesak dengan asap rokok, pemerintah bisa menghemat dana untuk penaggulangan penyakit akibat rokok. Pemerintah bisa menggunakan dananya untuk hal yang jauh lebih bermanfaat. Jangan kalian hanya bisa mengkritik pemerintah dengan segala kebijakannya, sementara kalian tidak bisa mengkritik diri kalian sendiri, karena kalian pun sama dengan anggota dewan yang suka menghambur-hamburkan uang. Saya tidak ada niat untuk mengkompor-kompori perokok, tetapi saya hanya ingin hidup saya, teman-teman,  kita semua sehat.

Selalu sehati dengan sehat. . . *_*

Ditulis oleh: Gylang Tanzila R.

Referensi: http://www.jamboghkita.com/2011/08/meninggal-karena-rokok.html

14 komentar

  1. mechtadeera · · Balas

    beberapa waktu lalu sempat ‘rame-rame’ dibuat tempat merokok khusus di instansi2 di kota kami… tapi sayang gaungnya tak lama dan sekarang tempat2 itu mangkrak thok😦

  2. saya perokok lho, tapi emang gak nyaman kalo ngisep rokok deket orang yg bukan perokok, jadi milih2 tempat deh kl mau ngerokok😀
    biar citra perokok gak jelek2 banget :))

  3. Idahh….untung sya gag merokok….paling anti ama asap rokok

  4. waduh saya perokok kelas berat neh….

  5. hua..saya dikelilingi oleh banyak orang yang suka merokok.. jadi sibuk mengipas ngipaskan atangan agar nggak terhirup..

  6. Setuju mbak rokok memang tidak ada manfaatnya, tapi kalau ketemu orang udik ( alias ngak tahu malu ), bisa bisa diajak kelahi kalau kita mengingatkan. Apalagi punya saudara yg menanm Tembakau, wah tambah repot kalau diskusi tentang bahaya rokok.

  7. saling menghormati, bagi perokok mohon lihat2 sekitar ya kalau merokok apalagi kalau ada anak-anak🙂

  8. Uz 1453 · · Balas

    salah satu tanda perokok yang bijak itu, ia menelan asap rokok yang dihisapnya…😀

  9. Kunjungan malam🙂 untung saya bukan perokok hehe😀

  10. Wah, ada penulis tamu di Blognya Mbak Idah Ceris

  11. Amirullah Daeng Sibali · · Balas

    saya suka banget judulnya kawand!!!

  12. Kalau saya mati berarti nambah satu lagi yah:mrgreen:
    aku udah coba berenti dan gagal perlu motifasi yang sangat besar untuk bisa berenti…

  13. susah melepas rokok..🙂

    tapi sudah berusaha untuk mengurangi..🙂

  14. Saya nggak kenal rokok, si rokok tinggal di mana ya?

Hayoo...Ngomen dengan bijak, ya! ^_*

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: