Perlunya Perancangan Sistem.

Jika ditanya, perlukah suatu perancangan sebelum membuat Sistem? Tentu saja saya jawab Perlu. Mengapa dipandang perlu? Karena suatu sistem akan lebih tepat guna, jika ada suatu perancangan yang maksimal.πŸ™‚ Perancangan memudahkan kita dalam membaca alur dan membuat sistem.

Rancangan atau desain yaitu mengerjakan, mengilustrasikan, merencanakan, membuat gambar atau menyusun beberapa elemen ke dalam suatu kesatuan unit yang utuh. Perancangan suatu sistem atau desain sistem bertujuan untuk memberikan gambaran secara umum kepada user tentang sistem yang baru. Sasaran yang akan dicapai oleh seorang perancang sistem adalah sebagai berikut:

  1. Desain sistem harus lebih tepat dan akurat dari sistem sebelumnya.
  2. Desain sistem berfungsi mendukung pengolahan data dan mengambil keputusan.
  3. Desain sistem harus bermanfaat dan mudah dimengerti oleh user.
  4. Desain sistem harus mampu mendukung tujuan pokok dan misi perusahaan tersebut.

Dalam kesempatan kali ini, saya hanya akan berbagai tentang perancangan sistem informasi siswa kursus komputer. Dalam suatu sistem lembaga kursus dan pelatihan, untuk mengelola dan menjalankan usahanya melalui berbagai tahapan atau prosedur. Pada sistem informasi ini prosedur-prosedur yang akan di komputerisasi adalah sebagai berikut :

  1. Direktur pendidikan menentukan satu minggu (one week course) penyelengaraan kursus, maka direktur pendidikan harus merencanakan paket-paket pendidikan yang akan diselenggarakan kemudian dipergunakan oleh bagian administrasi sebagai patokan dalam menerima peserta.
  2. Calon peserta mendaftar menjadi peserta kursus dengan mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan.
  3. Petugas administrasi melakukan proses transaksi yang meliputi input data peserta dan paket kursus yang diambil, data Instruktur,Β  absensi peserta kursus dan rekap nilai peserta kursus.
  4. Instruktur membuat rekap nilai. Setelah selesai mengajar suatu paket pendidikan, maka instruktur memberikan penilaian pendidikan terhadap peserta kursus, disesuaikan dengan hasil ujian dan selama mengikuti paket pendidikan.

Ada empat prosedur yang harus ditempuh oleh siswa kursus. Prosedur tersebut tentunya ditempuh secara bertahap. Prosedur baru yang akan di masukkan sistem (komputerisasi) sebaiknya jangan terpaut jauh dengan prosedur yang sudah ada (manual), semua itu dimaksud untuk memudahkan user dalam memahaminya. Untuk memahami prosedur diatas, bisa dilihat pada diagram konteks di bawah ini:

Diagram Konteks Siswa Kursus

Diagram Konteks Siswa Kursus.

Diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem. Pada Diagram di atas terdapat empat entitas atau pelaku, yaitu: Siswa, Bagian Administrasi, Instruktur dan Pimpinan. Dalam sistem yang baik, masing-masing entitas mempunyai tugas sendiri-sendiri. Setelah melihat diagram konteks di atas, bisa kita lihat gambaran suatu sistem yang akan dibuat. Selanjutnya, dari diagram konteks diatas prosesnya akan dijabarkan lebih rinci lagi pada diagram nol, satu, dua dan seterusnya sampai sistem tersebut benar-benar menghasilkan sebuah informasi [laporan] yang akurat.

Sistem yang baik merupakan salah satu syarat yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Dengan adanya suatu sistem, lembaga atau perusahaan berharap seluruh pekerjaan yang ada bisa dikerjakan dengan lebih efektif dan efisien, sehingga untuk pelaporannya bisa lebih akurat.

17 komentar

  1. se7! πŸ˜€
    ======================

    Terimakasih.πŸ˜†

  2. segala sesuatu yang direncanakan hasilnya lebih maksimal bener kanπŸ™‚
    ========================================

    Dan itu benar sekali, Mom.πŸ™‚
    Supaya hasil lebih maksimal dan memuaskan.πŸ™‚

  3. perancangan dalam hal apapun perlu…. demi hasil ahir yang memdekati maksimal…ya kalao bisa maksimal…
    ========================================

    Yang jelas kalau sudah ada perancangan insya Alloh tidak akan meleset.πŸ™‚

  4. Saya ikut belajar merancang…
    ========================================

    Monggo Pak. . .
    mau dimulai dari mana rancangannya?πŸ™‚

  5. tumben mbak, artikelnya agak berat..?πŸ˜€
    ========================================

    Ditimbang kemarin hanya 2 gram koq. . .πŸ™‚

  6. Dengan sistem yang baik tentunya diharapkan akan meningkatkan efektifitas dan kualitas aktifitas. Gak kebayang jika kita melakukan sesuatu tanpa berdasarkan sistem yang jelas, persis orang tawuran saja, kali…πŸ™‚

  7. […] blog ini hingga tumbuh rumput liar dimana-mana. Maklum tukang kebun saya >> Moring, EL, dan Idah sedang cuti bersama, […]

  8. Woohoooooo! Diagram konteks. Jadi inget Data Flow Diagram waktu bikin skripsi.

    Sebenernya sebelum bikin perancangan, biasanya mesti menganalisis sistem berjalan dulu.

    Oh, ya setahu saya diagram nol itu ya diagram konteks itu sendiri. Perinciannya baru disebut diagram 1, 2, dst. Itu, sih, setahu saya… CMIIW
    ===============================================

    Eheeeeeeeem. .
    Cihuuuy, dapat ilmu baru.πŸ™‚
    Benar sekali mba, harus menganalisis sistem yang berjalan dahulu, supaya sistem yang sekarang tidak terpaut jauh. Tentunya demi penyempurnaan supaya sistem menjadi lebih baik.πŸ™‚
    Menurut saya Diagram Konteks itu beda dengan diagram nol mba. Ini yang sebagai dasar saya. Jika ada saya salah berarti saya harus menyalahkan siapa?πŸ™‚

    1. Diagram Konteks.
    yaitu diagram yang menggambarkan hubungan di antara sistem dengan entitas luar dari sistem. diagram berisi semua proses yang menyatakan sistem secara keseluruhan dan ada aliran-aliran data ke entitas luar.
    2. Diagram Nol.
    yaitu diagram yang menggampbarkan prosesproses yang ada di dalam sistem.
    3. Diagram Riinci (level)
    Yaitu setiap proses penting dalam diagram nol akan dipecah menjadi beberapa rinci dan beberapa proses rinci akan dipecah lagi sampai kepada proses yang paling rinci.πŸ™‚

    Begitulah mba. ..
    Jika salah, saya mohon maaf lahir dan batin ya?πŸ™‚

  9. dhe jadi berasa baca materi kuliah neng, hahahahaha.. tapi sepakat deh, semua hal itu akan lebih baik kalau sudah direncanakan terlebih dulu, apapun ituπŸ™‚
    ===============================================

    Ini adalah implementasi dari materi kuliah Dhe. . .πŸ™‚
    Apapun itu dan semuanya yang masih berhubungan dengan perjalanan hidup.πŸ˜†

  10. aduhh….adek sya tambah pintar aja nich….
    ===============================================

    Semoga pintar ya Om. . . πŸ™‚
    Pintar main catur juga.πŸ˜†

  11. setuju ,… !!
    ilmu ku bertambah .. heheheπŸ˜€
    ===============================================

    Alhamdulillah ya? :

  12. Segala sesuatu itu memang harus dan kudu di rencanakan… heeeπŸ˜€
    ===============================================

    Heheheh. . .
    Iyya mas, biar mendapatkan hasil yang lebih baik.πŸ™‚

  13. abedsaragih · · Balas

    Wahh,,jadi ingat presentasi saya kuliah kemarin….. ada DFD,Diagaram Konteks,Dfd level 1,,dst,,,,udah banyak lupa…thks mbak jadi pingin belajar lagi nihπŸ™‚

    Btw semester brpa sekarang mbak ?

    SI atau TI

    πŸ™‚
    ===============================================

    Iya, supaya tidak lupa jadi di tulis kembali disini mas. . .πŸ™‚
    TI, Semester akhir mas. . . πŸ™‚

  14. Amirullah Daeng Sibali · · Balas

    Gagal MErancang berarti merancang kegagalanπŸ˜€
    ===============================================

    Tidak gagal, dicoba saja lagi. . .πŸ˜›

  15. Danni Moring · · Balas

    jadi ingat dulu waktu kuliah (eh ketahuan muda nya deh), ada matkul perancis alias perancangan sistem..
    ===============================================

    Aihihihi. ..
    Memang masih muda koq, itu giginya tinggal dua.πŸ˜›

  16. Wew, makasih mbak.πŸ˜€

    1. Sama2. .
      Terima Kasih kembali sudah berkunjung. . πŸ™‚

Hayoo...Ngomen dengan bijak, ya! ^_*

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: