Pura-Pura Senang

Jika mempunyai Kerabat, Tetangga atau Teman, yang mempunyai sifat Pura-Pura Senang tuh menyakitkan. Feeling mengatakan, sampai saat ini, Saya belum pernah mempunyai Teman yang seperti itu. Hyaaaa, cuma perasaan saya Saja, sih. Gak tau aselinya, di belakang Saya. Semoga memang gak punya dan gak mau punya.

Pura-Pura Senang sering banget Saya jumpai di sekitar rumah (baca: tetangga).

Contoh implementasi. Ketika hendak kerja, dua orang (tetangga) berangkat bersama. Terlihat kompak dan akrab banget. Tampak tak ada sekat sedikitpun diantara mereka. Sering melihat mereka pesen nasi bungkus bareng di warung. Kompak maksimal.

Singkat proses, salah satu dari mereka ikut jagongan. Dan entah sadar atau gak, si Itu menceritakan -maaf- sifat jeleknya si Ito. Uhuuuk, Mak jedeeeer!

Saya sempat kaget. Kaget maksimal. Bagaimana tidak? Kesehariannya yang terlihat saling merangkul dan bergandengan, tiba-tiba dalam sekejap la la la la la makdor!.

Hyaaaah. Jadi, selama ini berangkat kerja bareng cuma karena gak enak?. Atau karena apa?. Pingin terlihat akrab dimata orang lain, tapi tidak dengan hati mereka masing-masing. Ini namanya Pura-Pura Senang. Aw aw aw. . .sangat menyakitkan, jika pihak Tergugat sampai tahu.:mrgreen:

Dan setelah dikaji, ternyata tidak sedikit orang yang melakukan hal demikian. Pura-Pura Senang, dengan hati kotor. Kalau orang Jawa sendiri, juga kadang memanfaatkan pura-pura senang. Dengan alasan pekewuh atau gak enak.

Dan bagi saya, mending apa adanya saja. Suka, bilang suka, Jujur!. Gak suka, bilang gak suka. Dan tentunya disertai alasan, supaya ada perbaikan dalam sikap dan atau sifat. Sifat pura-pura swperti ini sangat tidak wajar. Tapi cenderung kepada manusiawi.πŸ˜‰

Pekewuh boleh-boleh saja, asal disimpan sendiri rasa pekewuh tersebut, jangan sampai bocor. Karena, payung lagi jarang banget di Toko-Toko.

Nah, Saya mau tanya kepada teman-teman Blogger semuanya. “Apakah teman-teman pernah membicarakan kejelekan teman Blogger lainnya? Satu sama lain.

Jika pernah, silakan utarakan saja ketidaksukaan kalian. Supaya nantinya ada suatu perubahan dan makin tidak membuat Anda neeeg, males, nyebelin dan atau ngapoki.😳 . Jangan Pura-Pura Senang dalam hal apapun, deh, ya. Gak ilok.

Yuuk, tulis suka-tidak suka dari pribadi Blogger yang teman-teman kenal. Cukup lewat kolom komentar ini. Sebut nama Blogger satu aja deh, ya.

Ahahaha. Saru mbanget, ya. Gak ding, yang jelas Jujur-Jujuran lebih berkah, meski awalnya kadang membuat gak nyaman. Daripada Pura-Pura Suka atau Senang, dosa bingiiits.

12 komentar

  1. Oiya, aku pernah cerita belum rampung ya Dah sama kamu…
    kapan-kapan deh aku ceritain, soale jujur aku nggak enak kalu mau cerita sama kamu, soale kamu kan deket banget tuh.. wkwkkwkkwkkk

    1. Weeeh. .
      Siapa ituh, Mba Norm?πŸ˜€

  2. Aku g suka sama blog ini huh
    #bercanda

    1. Whahaha. .
      Tegaa!.πŸ˜›

  3. Jadi kita ga usah pura pura gitu? Hha

    1. Benar, Kakaak!.πŸ˜›

  4. Pura-pura senang sama dengan munafik gak idah….

    1. Bagi Saya sama, Mas Ajo. Kalau senang ya senang. Susah ya susah!.πŸ˜›

  5. Hahahaha…pura2 senang sih sah2 aja. Yg ga sah kalo ngejelek2in dibelakang itu. Blogger yg jelek adalah yg ga update postingan sampe lama, namanya xrismantos.πŸ˜€

    1. Yeeeeeeeee, statement sendiri lho ya, Mas.πŸ˜›

  6. Pernah, pasti pernahπŸ™‚

    1. Hilangkan, harus hilangkan!.πŸ˜›

Hayoo...Ngomen dengan bijak, ya! ^_*

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: