Dibohongi 147

Byuuuh. Siang-siang mau curhaaat!. Ahahhaaha.

Cerita awal. Sebelum, Saya berlangganan paket speedy Bagimu Guru UNLIMITED. Udah lama banget, sih, sejak Saya masih kuliah.

Dengan memilih paket ini, yang tadinya jatah dapat setengah mega, jadi dapatnya satu mega. Karena, saat itu sedang promo Bagimu Guru. Bisa dinikmati oleh mereka, keluarga guru.

Dan sampai saatnya, satu bulan yang lalu, Saya mendapat Telp dari 147. Yang telephone adalah bagian marketing. Dia menawarkan adanya paket baru dari speedy. Penawarannya bagus semua, termasuk penambahan kecepatan.

Sebelum menyetujui untuk ganti paket, Saya bertanya “Mba, apa nanti kalau ada masalah dengan paket baru, bisa diganti dengan paket sebelumnya?”

Dan Mba Marketing jawab “Bisa, silakan Ibu menikmati paketannya dulu, ya. Kalau ada masalah, bisa menghubungi 147 atau menghubungi plaza telkom terdekat. Dan nanti akan kami telp lagi, saru minggu kemudian. Untuk survey pemakaian. “.

Sebulan telah berlalu. Tak ada telp dari Mba Marketing. Yang datang adalah tagihan telp plus speedy yang melonjak. Tentu saja Bapak kaget. Yang biasanya membayar Ep 21*.*** , sekarang membayar Rp 36*.***.

Melonjaknya lumayan bingit. Merasa bersalah, Saya langsung konfirmasi ke plaza telkom. Dan ternyata, speedy udah migrasi ke paket baru , dengan tarif baru juga. Huaaaaa!

Okelah, ini salah Saya. Saya pun berniat  untuk langsung mengembalikan ke paket semula. Biarlah paket lama, tapi rasa satu mega. Setelah konsul dengan operator, ternyata udah gak bisa dikembalikan ke paket sebelumnya. Pingin ngamuk maksimal!.

Pingin cakar-cakar wajah Mba Marketing, tapi Saya lupa namanya siapa. Pingin aduin juga, tapi Saya gak punya bukti apa-apa untuk mengadu, karena penawaran langsung melalui telephone.

Haaah!. Saya merasa dibohongi 147.

Buat teman-teman pelanggan Speedy. Kalau ada tawaran dari pihak Speedy, tapi penawarannya tidak tertulis, jangan diterima atau di setujui, ya. Gak hanya penawaran dari Speedy, sih, penawaran produk apa saja.

17 komentar

  1. Waduh ini sama aja kaya penipuan. Tapi memang sih yang namanya pelayanan provider macam gini ini ga pernah memuaskan.

    1. Pernah merasa puas koq, Mas xris. Pas koneksi lancar tuh.😀

  2. Ini kemaren baru aja kejadian dikantor cabang ku Dah, jd kita ambil paket baru terus bln lalu harganya melonjak tinggi pas di tanyain ke plaza telkom katanya ga bs balik ke paket sblmnya pdhl wkt kita mau migrasi ke paket baru itu udah blg klo nti ga cocok sm paket lama bs dituker ga, trs kata si mba nya bisa, eh skrg malah begini..

    Mestinya mereka jujur aja yah klo ga bs..

    1. Iyaa!.
      Gak bisa balik. Dan pelanggan cuma bisa gigit jariiii. Huhuhuhu

      Pura2 baik mereka ya, Mba.

  3. aku udah tutup speedy abis lambreta sih😦

    1. Di sini lumayan kenceng sih, Non. Tapi ya gituuu. . .
      Bohoong!.🙂

  4. Weheehhe.
    Pengalaman adalah ilmu yang berharga.
    Kiaaaaaakk.
    Sakne bingit luh jenkkk…

    Di santet aje yeee..

    1. Santet dosa. Tapi, kalau sate enak. Weeks.😛

  5. Setengah & satu mega itu kecepatannya? Coba ngotot aja untuk kembali ke paket sebelumnya. Harus pakai gertak sambal. Dulu masalah migrasi abonemen saya juga ngotot & gertak, akhirnya dikembalikan ke paket semula.

    1. Iya, Om. Dan sekarang jadi turun ke 512 Kbps.
      Sudah mendatangi plaza, tapi katanya yang paket sebelumnya sudah dihapus dari sistem.😦

  6. Saya tidak langganan “cepat” itu …
    saya pelangan “media pertama”

    so far so good

    Salam saya Idah

    (26/2 : 7)

    1. Syukurlah, Om. Huhuhuuh

  7. bener banget aku dulu sering tuh marketingnya beda2. sehari ada 3 kali yang telp idah. itu ternyata rekanan loh bukan dari pihak telkom

    1. Kalau emagn dari rekanan, berarti bohong kuadrat ya, Mba.😀

  8. Begitulah trik marketing, menjerat konsumen dengan janji-janji. Konsumen terbuai lalu langsung OK. Tapi nyatanya tak sesua dengan yang ditawarkan

    1. Das Saya salah satu konsumen yang terbua ya, Mba. Hiks

Hayoo...Ngomen dengan bijak, ya! ^_*

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: