Tuhan Telah Mengabulkan

Masihkah kau ingat perkataanmu empat bulan yang lalu?. Ketika aku menyatakan diri akan mencari suasana kerja baru.


Raut wajahmu tampak memelas dan terlihat resah. “Kamu keluar dari sini nunggu aku dapat pekerjaan, ya?”. Pintamu kuabaikan begitu saja. Karena, aku merasa kamu kurang bersyukur. Ya meski aku tahu maksudmu pekerjaan adalah pekerjaan tetap, tapi tidak seharusnya kamu memandang pekerjaan tersebut sebelah mata. Kita tahu, kalau basic kita memang bukan dari pendidikan, tapi mengabdi di sekolah merupakan sebuah pekerjaan juga. Malah pekerjaan yang mulia.
*****
“Mister, aku lulus tes dan berarti aku jadi keluar”. Aku memberimu kabar bahagia, berharap kamu juga bahagia. “Selamat, ya. Terus, aku sama siapa, dong?.” Kamu terlihat tambah resah, padahal kamu masih punya banyak teman di situ.

****
Hari berjalan cukup cepat. Pengajuan beasiswamu belum juga ada kabar. Aku ikut resah, karena aku tahu perjuangan untuk masa depanmu itu. Tiap hari saling mendoakan, berharap ada satu langkah maju yang berarti langkah baik. Baik buat kamu, masa depanmu dan tentunya buat keluargamu.

Hari ini, Minggu, 30 Maret 2013, langkah baik disampingmu. Hari ini, adalah hari yang janu tunggu. Aku yakin kamu sangat bahagia. Mengurus keperluan dan perlengkapanmu untuk bekal belajar di Negeri Sakura. Bahagia, kan?. Aku turut bahagia, ya aku bahagia karena cita-citamu untuk melanjutkan study terwujud. Dan artinya, Tuhan telah mengabulkan doa kita. Menikmati suasana baru dan insya Allah akan mendapat teman dan keluarga baru.

Mister, maafkan atas panggilan yang tak terjawab, karena kemarin benar-benar lumayan repot. Selamat menikmati Sakura, belajar dengan baik dan sampaikan kabar gembira pada orangtua kelak dua tahun kemuadian. Semoga langkahmu kian pasti, Mister Sahid. . . .

8 komentar

  1. wah cita-cita saya banget tuh pengen lanjut studi ke negeri sakura.

  2. Selamat ya mba Idah Ceris🙂

  3. Alhamdulilah dikabulkan.. saatnya mensyukuri nikmat itu…

  4. lagi repot dipengadilan ya Idah🙂

  5. aku juga ikut bahagia, Mbak Idah🙂

  6. Sedih karena berpisah, tapi bahagia karena doa yang terkabul ya Idah🙂

  7. ada yang ditinggal nih

  8. Horeee… semoga sukses

Hayoo...Ngomen dengan bijak, ya! ^_*

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: