My First Journey: Kota Kembang

Blogger, panggilan, sebutan sekaligus profesi bagi seseorang yang mempunyai hobi menulis, kemudian dishare melalu media online bernama BLOG. Semoga definisi tentang Blogger ini enggak salah kaprah. Hahaha

Proses perkenalan dengan media Blog sudah cukup lama. Tepatnya bulan Desember Tahun 2011. Lama, kan? Hampir tiga tahun. Namun, waktu tiga tahun dalam kegiatan Blogging ini, katanya belum bisa dikatakan lama. Hyaaah, standard masing-masing orang kan berbeda, ya. Hahaha Meski belum bisa dikatakan lama, tapi rasanya saya sudah banyak mendapat manfaat dari kegitan Blogging ini. Salah satunya tentang sebuah kepercayaan yang kaitannya dengan perjalanan jauh.

Sedikit flashback. Sebelum mengenal dunia Blogging, tiap mengadakan perjalanan jauh selalu saya tempuh dengan menggunakan jasa transportasi Travel. Saya merasa nyaman dan aman menggunakan jasa transportasi yang satu ini. Selain pelayanannya yang cukup baik, fasilitasnya pun cukup oke. Misal, antar-jemput sampai lokasi.

Selain alasan tersebut, ternyata orang tua saya merasa lebih tenang ketika saya bepergian dengan menggunakan Travel, ketimbang transportasi umum (darat) Bus atau Kereta.

Orang tua tahu, kalau saya sudahpaham lor-kidul, cap cus dalam berbicara dan sudah bisa membaca nominal uang.:mrgreen: Namun, entah kenapa, mereka masih saja mengkhawatirkan saya ketika akan bepergian jauh. Manusiawi, ya? Iya, sih, tapi sedikit berlebihan. Apalagi, sampai saya tidak diberi izin naik transportasi umum. Selalu dibekali ini itu ketika akan bepergian jauh. Riweh dan Ribet rasanya.

Sempat iri ketika melihat teman perempuan yang seumuran sudah “dilepas” oleh orang tuanya. Maksudnya, diberi kepercayaan penuh untuk mengerjakan hal yang ingin ia kerjakan. Tentunya dalam hal positif.

Banyak kisah yang terrekam tentang sebuah perjalanan. Dan, perjalanan ke Kota Kembang menjadi langkah awal perjalanan saya menggunakan transportasi umum (Bus). Mungkin, terdengar biasa banget, ya. Tapi, bagi saya serta orang tua, ini menjadi perjalanan yang dipenuhi rasa takut.

Menuju Kota Kembang, perjalanan pertama yang dilakukan secara sendirian dan menggunakan Bus. Maksud dari perjalanan ke Kota Kembang tak lain untuk dolan. Orang tua, terlebih Ib,  sangat mengkhawatirkan saya. Karena, tiap melakukan perjalan, saya selalu tidur dan bangun lagi ketika sudah tiba dilokasi. Jika menggunakan transportasi umum, kan lumayan menghawatirkan. Apalagi seorang perempuan.

***

Terminal Cicaheum. Langkah kaki terasa berat. Suasana terminal ramai banget, tapi malah justeru saya takut. Masih kaku dan belum berani bertanya pada seorangpun. Saya menelephone Bapak, mengabarkan kalau saya telah sampai di Kota Kembang. Lalu, Bapak menyarankan saya untuk istirahat di masjid, sambil menunggu adzan subuh. Karena, saya sampai terminal kira-kira pukul 03.50 WIB. Saya mengutarakan ketakutan saya kepada Bapak, tapi Bapak malah tambah menakuti saya.

“Katanya mau mbolang, masa di terminal saja takut. Tidur saja dulu di pelataran terminal. Kalau gak, cari masjid di dekat terminal. Mau jadi Pembolang gak boleh takut, apalagi manja”.

Beuuuh, saya manja? Oh yeeees! Sambil menunggu Sitti Chan, teman yang akan menjadi partner mbolang, saya beranikan diri untuk duduk di sekitar terminal. Lalu, saya beranikan diri untuk bertanya tentang lokasi masjid kepada seorang Bapak yang sedang asyik main kartu. Dag dig dug duar! Eeee. .. ternyata Bapaknya baik-baik. Yeay!

 

Jalan Masuk Tahura Ir. H. Djuanda

Jalan lagiiiii yooooooooook. . .

Alhamdulillaah, kesan pertama untuk memulai berpetualang mendapat jalan dariNya. Bertemu dengan orang-orang baik di perjalanan. Mulai dari Terminal Banjarnegara, sampai kembali untuk pulang.

Emmm. . .jika saya tidak menjadi Blogger, kemungkinan saya akan terus menjadi pribadi yang manja, penakut dan mungkin tidak akan pernah mendapat golden tiket kepercayaan dari orang tua. Ahahaha, ini sok yes banget!

Kota Kembang menjadi awal jejak petualang dimulai.
Berawal dari Kota Kembang, sampai saat ini, saya berhasil mengantongi izin ngebolang.
Karena Kota Kembang, sekarang saya sudah tidak takut lagi dengan Terminal.
Kepada Kota Kembang, saya ucapkan banyak terima kasih.
Kota Kembang, lain waktu, saya akan kembali menemuimu.

Bebrapa jejak selama di Bandung, sudah saya tulis. Terminal Cicaheum, Tahura Ir. Djuanda, Floating Market Lembang,

my-first-journey

Tulisan ini disertakan dalam GA My First Journey Wanderer Silles

25 komentar

  1. Jadi blogger emang seru ya

    1. Belom tiduuuur, Nooon? Hahahaaha

  2. Waaah… senangnya yang jalan2 ke Bandung…😀

  3. bemzkyyeye · · Balas

    Yeay.. Sukses GA nya yah😀

    Ngebolang itu asik lho Dah..😀

  4. Malam pertama eh pengalaman pertama memang yang kan slalu terkenang…

    Berani juga ya mbak idah jalan2 sendiri :thumbup

  5. Jadi Blogger membuat kita lebih perhatian terhadap lingkungan. Soalnya apa2 yang dilihat itu suatu saat kita butuhkan untuk tulisan🙂

  6. journey ke bali sekali mbak idah..hehehe

  7. Asyiknya berpetualang

  8. Terus kapan nih ngebolang ke Solo? Hahah!😀

  9. jadi kapa ke bandung lagi nih? ke bekasi juga mampir loh🙂

  10. Bandung…. Kota itu juga jadi kota pertama saat saya pertama kali Solo backpacking😀

  11. kapan ke Bandung lagi?🙂

  12. titi esti · · Balas

    Waaaah….sayang yaa… 2011 kayaknya kita belum gitu kenal ya Idah, padahal setiap bis dari jateng, sebelum sampai Cicaheum lewat rumahku lhooo…

  13. Jadi blogger enak kan Mbak Idah…
    Salam kenal dari Adelays,

  14. sukses membolang berkah menjadi blogger.
    benar-benar pengalaman tak terlupakan,
    sukses di GA-nya.

  15. Ih mak kota kembang penuh kenangan buatku juga. Aku kuliah disana anyak kenangan semasa kuliah…

  16. Wah asyik mbolangnya ya Dah. Apalagi bareng soulmate Sitta chan alias Una ^^

  17. Kalau ada pilihan, saya juga cenderung milih pakai travel,
    Assiikk.. moment baru🙂

    Btw, sy mau komen di halaman award gak bisa, jd info disini yaa Idah, Feel free, enjoy Liebster Award buatmu🙂 http://andafcian.wordpress.com/2014/05/12/having-fun-with-the-liebster-award/

  18. wah pasti sangat menarik ya kak kalau bisa jalan jalan ke kota kembang, jadi pengen juga kapan kapan kesana😉

  19. sip mantep , namaku wibi, salam kenal

  20. Hidup blogger !!!

    terima kasih atas partisipasinya ya Idah🙂

  21. klo ke bandung lagi mampir ke rumah ibu saya mba idah, di dago ….

  22. Pernah juga sih punya pengalaman pergi sendirian pertama kalinya, kalau diinget2 seru juga😀

  23. Nah, ini satu manfaat lagi dari ngeblog ya. Tambah teman dan akhirnya bisa menjadi guide juga di tempat yang kita tuju.
    Saya pribadi belum sejauh ini dgn teman-teman ngeblog. Saya mengalami hal seperti ini dengan teman-teman baru yang saya kenal di twitter.

    Salam,

  24. Kota kembang, belum mampir Parongpong .. hehe

Hayoo...Ngomen dengan bijak, ya! ^_*

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: