Geliat Menyambut Lebaran

Dua manusia tampak nyaman dibalik selimut. Hangat. Sebentuk lensa sengaja didekatkan, fokus ke wajah mereka. Satu bidik, mereka acuh. Ups, flashnya belum dimatikan. Bidikan ke dua, seorang bergeliat sembari mengangkat satu tangannya. Perlahan tangan itu turun, kemudian diraihnya sebentuk busa memanjang. Aaah…biarlah, masih dini hari ini. Tak akan saya ganggu, Dear.

Dini hari bagi mereka, lain halnya bagi kami, seorang Ibu dan anak gadisnya. Mencoba berdiri, kekuatan masih belum terkumpul. Bola mata pun masih malu menampakkan bulatan hitam. Memang harus dipaksakan, seperti hari-hari sebelumnya saat hendak menyiapkan sahur.

Terdengar suara tumbukan dari dapur, pelan. Tampak berhati-hati, seorang Ibu sedang mememarkan sebentuk laos di sebentuk cobek. Hihihi…Ibu  sepertinya takut kalau dua manusia itu terbangun. Emmm…bagaimana bisa memar kalau pukulannya enggak nendang, Bu? Hahaha

Racikan masakan telah siap sejak malam hari. Nyamm…saatnya mengaplikasikannya kedalam sebentuk wajan.

Nyala api sebelah kiri kami manfaatkan untuk mengolah sayur bakso orak-arik jagung, opor ayam, ikan tawar yang banyak telornya, intinya masakan lumayan berat. Bagiannya Ibu. Hahaha. Sedangkan nyala api kecil disebelahnya, digunakan untuk mengolah ketupat, menggoreng martabak tahu, ayam goreng dan membuat puding bintang. Ini bagiannya anak gadis. Cukup ringan, bukan?:mrgreen:

****

Dua manusia terbangun, sesaat sebelum masakan siap disajikan di atas meja makan. Tak terasa adzan subuh berkumandang, suara takbir dari Mushalla depan rumah pun menggema. Cukup lama juga kami mengukir cerita bersama wajan dan minyak.

Antre woy antre! Teriak seorang lelaki muda yang baru saja beranjak dari kamar tidurnya. Dipegangnya handuk beserta baju koko warna cokelat. Lalu, ia mendesak seorang gadis manis yang sudah siap masuk kamar mandi, tepat di depan pintu masuk. Mengalah.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Teman-Teman. Mohon maaf lahir dan batin, yaaaa! Sungkem. . .

6 komentar

  1. Minal aidzin wal faidzin juga ya mbak. Mohon maaf lahir dan batin.🙂

  2. Selamat Idul Fitri juga, taqabbalallahu minna waminkum🙂

  3. Selamat Idul Fitri, Idah… Maaf lahir batin yaa… Eh, mana sebentuk foto hasil bidikan kala itu? hehe.. *soktau…

  4. Idaaaaahh… Mmmuuuaaccchh

  5. mohon maaf lahir bathin. Taqabbalallahhu minna waminkum🙂

  6. Menyimak🙂 #SalamTheHeran #newBlogFromDeRie

Hayoo...Ngomen dengan bijak, ya! ^_*

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: