Sungai Serayu

“Nak, hari ini berangkat kerja lewat jembatan Rejasa atau mana?”

Semenjak debit air sungai serayu meninggi, tiap pagi Ibu aktif bertanya pada kedua anaknya sebelum berangkat aktivitas. Terlebih, jika pagi hari air dari langit mulai jatuh ke bumi. Kekhawatiran Ibu makin bertambah.

Ada tiga jembatan yang biasa saya lewati untuk menuju tempat kerja. Masing-masing jembatan membentang di atas sungai serayu. Yaitu, Jembatan Rejasa yang kerap saya lewati tiap pagi, saat berangkat kerja. Jembatan Kenteng sebagai alternatif ketika pulang kerja dan tidak hujan. Dan terakhir adalah Jembatan Singomerto sebagai pilihan terakhir ketika pulang kerja di atas pukul 5 (lembur) atau turun hujan.

Banjarnegara berduka. Tenan-teman sudah tahu, kan, ya. Saat sungai serayu meluap, hampir seluruh cottage di lokasi rafting serayu adventure tersapu. Lokasi tersebut berada di sebelah barat jembatan singomerto. Beberapa lahan kebun rusak dan bagian belakang tempat wisata serayu park yang berada di sebelah barat jembatan rejasa pun demikian.

Dua minggu yang lalu, saya pulang kerja melewati jembatan kenteng. Di sana cukup banyak orang yang berdiri disekitar jembatan. Mereka datang untuk melihat keadaan sekitar sungai. Beberapa petak sawah tergenang air. Iba rasanya.

Tapi, saya salut sama petani pemilik sawah tersebut. Saat debit sungai serayu masih cukup tinggi, mereka sudah berani menata ulang petakan sawah, kemudian mengganti tanaman padi yang hampir panen dengan bibit yang baru.

Ini saya lihat pagi tadi, saat saya bersepeda melewati jembatan kenteng. Saya tidak berani berlama-lama di atas jembatan. Agak takut melihat derasnya arus sungai. Ya…meskipun saya tidak sendirian, tapi ada rasa yang tidak biasa. Terbayang dan berandai-andai yang seharusnya tidak perlu.

Maka dari itu, saya segera mengayuh sepeda (lagi) sembari berdoa. Semoga sungai serayu bisa mengalir dengan tenang dan debitnya normal lagi. Hingga masyarakat yang tinggal di sekitar serayu merasa aman dan nyaman lagi.

9 komentar

  1. ikut berduka dengan bencana di Banjarnegara, mudah2an ini yg terakhir
    sedih liatnya

  2. Ikut berduka untuk korban luapan Serayu,
    Semoga cepat kembali ke kondisi normal dan tidak ‘mengamuk’ lagi.

  3. Dwi Puspita · · Balas

    aku belum pernah ke sungai serayu mbak,,,😦

  4. Semoga semuanya baik2 aja ya dah. Wis sedih je dengar kabar dari banjarnegara kemarin😦

  5. aamiin.. *ikut berdoa dalam hati

  6. turut berduka untuk musibah yang terjadi.

  7. ikut berrduka untuk Banjarnegara., Mendoakan agar bisa melalui musibah ini

  8. Semoga baik baik saja ya🙂, Idah tinggalnya jauh tak lagi lokasi longsor itu?

  9. Selalu berhati-hati ya Mba di setiap situasi. Doa saya yg terbaik utk korban di sana dan utk para petani.

Hayoo...Ngomen dengan bijak, ya! ^_*

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: