MyJNE Pernah Membuatku GAPTEK!

Banyak orang yang menjudge, lulusan dari Teknik Informatika (TI), tuh, serba bisa dalam segala bidang teknologi. Paham dan menguasai segala apa yang berkaitan dengan teknologi, khususnya komputer dan handphone.

Ngga ada kata gagap teknologi (gaptek) untuk mereka, lulusan dari teknik informatika. Ngga pantas, katanya. Apalagi hanya dengan menjumpai aplikasi baru, kemudian ngga bisa menggunakannya. Beeuuh, bakalan ada kata yang ngga enak keluar dari mulut manusia! Wkwkwk

Aku cuma mau ngasih tahu, kalau aku lulusan TI, aku pernah gaptek, bahkan bisa dibilang sering. Hahaha Tapi, aku cuek orangnya. Orang mau bilang apa, ya, silakan. Pikir, sih, oraaa! Prinsipku dalam menyikapi kemajuan teknologi ini, ngga mau ditinggal oleh teknologi. Meski kadang susah untuk Update, tapi harus ada waktu untuk mencoba hal baru. Seperti halnya aplikasi baru milik JNE, yaitu MyJNE.

MyJNE belum lama diluncurkan oleh JNE, perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pengiriman barang, logistik.

Saat aku mengunduh aplikasi ini melalui Google Play, aku menduga bahwa MyJNE termasuk aplikasi sederhana yang mudah dioperasikan. Tapi ternyataaa…gue mengalami sedikit gaptek dengan aplikasi berbasis mobile ini.😀 *katanya lulusan TI*😛

Screenshot_2016-03-28-09-10-05

Serius, aplikasi MyJNE sebenarnya sederhana banget. Lihat saja hasil capture di atas. Hanya terdapat empat menu saja. Tapi, ngga tau kenapa, MyJNE sukses membuatku gagap saat awal memakainya.

Aaah..karena belum terbiasa saja, ya. Kata Om Ganteng, bisa karena terbiasa.😆

Dari empat menu MyJNE, yaitu Home, JNE Nearby, MyCOD dan MyCOD Wallet, ada dua menu yang bikin aku mikir lama. Cukup susah dipahami, dan menjadikanku gagap menggunakannya. Adalah MyCOD dan fitur Top Up yang ada di dalam menu MyCOD Wallet. Aku ceritain parahnya gaptekku untuk dua menu MyJNE, ya.

Pertama adalah MyCOD (Cash On Digital). Menu yang digunakan oleh Penjual dan Pembeli untuk melakukan tansaksi. Hanya lewat menu ini transaksi akan terjadi. *jreeeeng joong*

Di dalam menu ini ada dua fitur, yaitu MyShop dan MyOrder yang sempat membuatku bingung dan banyak bertanya kepada @JNE_Care. *akun samaran* Hahaha

MyJNE 2

Kupikir, aku bisa bebas membuat order melalui dua fitur tersebut. Tapi, ternyata fitur MyShop disediakan hanya untuk pemilik online shop. Sedangkan fitur MyOrder digunakan untuk pembeli.

Nah, karena posisiku adalah pembeli, jadi aku harusnya milih MyOrder, dong. Tapi, yang terjadi saat itu, aku memilih MyShop. Karena, aku kira MyShop ini toko yang aku gunakan untuk belanja online dan aku mau langsung transfer ke online shopnya. Tapi, ternyata cara tansfernya ngga seperti sepemahamanku wakyu itu. Hahaha Dodol garut, mah, enak. Tapi, ini dodol otaknya. Nyaris putus asa kenalan sama MyCOD. Hampir nyesel malah.😆

Tapi, sekarang udah paham, dong. Kalau posisinya sebagai pembeli, kita cuma menunggu si penjual membuatkan orderan buat kita. Yiiihaaa banget, kan? Udah belanjanya ngga menghabiskan tenaga, bayarnya pun demikian. Ngga perlu ke Bank untuk transfer dan ngga perlu transfer melalui M-Banking juga. Karena kita udah punya tabungan di MyJNE. Tapi ingeeeet, kamu bisa punya tabungan di MyJNE kalau sudah melakukan Top Up atau mentransfer sejumlah uang ke akun MyJNE yang kita punya.

Terus, untuk si penjual, kalau mau dikatakan sebagai online shop yang cekatan, sesegera mungkin membuatkan orderan buat pembeli. Caranya hanya dengan menyentuh tombol (+) di pojok kanan bawah, yang artinya penjual akan membuatkan order untuk si pembeli.

Jika udah dibuatkan orderan, pembeli akan mendapat pemberitahuan order yang bisa dilihat pada fitur MyOrder, SMS dan Email. Kemudian, bayar lah sesuai tagihan melalui MyJNE dengan cara menyentuh hasil orderan pada menu MyOrder. Selesaikan pembayaran dengan cara PAY sampai akhirnya terbayar. Gue udah ngga gaptek dong sama si MyShop dan MyOrder.😛

MyJNE 3

Top Up adalah menu kedua yang sempat bikin aku bingung. Pas nyentuh fitur Top Up, kan, sudah ada keterangan detilnya, tuh. Tapi, aku nyoba beberapa kali ngeTop Up ngga berhasil juga. Hiiissh…yang ini ngga bikin aku nyaris putus asa, tapi justru bikin aku penasaran. Soalnya, aku pingin banget ngerasain COD-an. Nyobain aplikasi buatan JNE yang begitu perhatian sama pelaku UKM.

Saat itu aku ngga bisa ngeTop Up karena ternyata sistim sedang dalam perbaikan. Dan aku baru bisa ngeTop Up kemarin ini. Aku isi secukupnya saja, sih. Mau aku pakai buat belanja baju sama bandana buat Jasmine Kecemut.😀

Setelah berhasil Top Up, aku menghubungi pemilik online shop tempat aku belanja. Dan ternyata mereka belum punya akun MyJNE. Jadi, mereka mau bikin akun dulu biar update dan gawl, katanya. Semoga besok aku udah dibuatkan orderan oleh si penjual bandana.

MyJNE 1

Uwowowo bangeet sekarang belanja online, ya. Toko online sekarang udah banyak yang punya aplikasi mobile, jasa pengiriman barang pun demikian. Nikmat mana lagi yang kau dustakan wahai perempuan yang hobi belanja online?😆😆

One comment

  1. Wah enak juga yaa bisa cek online semuanya skr

Hayoo...Ngomen dengan bijak, ya! ^_*

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: