Orang Baik di Jalan Raya

“Nanti kalau Ibu balik lagi ke sana, pulangnya gimana?”

Perempuan yang masih duduk di SMK ini begitu baik. Tidak salah aku memberhentikan laju kendaraannya saat melintasi tikungan sebelum kompleks perumahan Prima Mandiri Estate, Banjarnegara.

***

Hari itu, aku pulang kerja lebih awal karena ada perlu. Ndilalah ngga bawa motor. Berangkat diantar Suami, dan pulang niatnya naik angkutan umum. Namun, karena Pak Angkat , rekan kerja satu ruang, menawarkan pinjaman sepeda motor, tanpa pikir lama aku mengambil kontak motor yang berada di meja kerjanya, sesuai perintahnya.

Ini kali pertama aku mengendarai sepeda Pak Angkat. Dilihat dari bodynya, Supra X 125 masih terlihat gagah. Pak Angkat tidak berpesan apa-apa kecuali mengingatkanku untuk lebih berhati-hati selama perjalanan pulang. Aku pun menjadi percaya diri saat mengendarai motornya.

Perjalanan baru kutempuh kurang lebih tiga menit. Belum terlalu jauh dari kantor. Pas di tikungan area perkebunan, tiba-tiba motor mati. Aku panik, dong! Mencoba telepone Pak Angkat, tapi ngga tersambung.

Pertama yang kulihat adalah alat digital bahan bakar minyak pada sepeda motor, kalau ngga salah, namanya amper bensin. Alhamudulillaah masih terisi setengah.

Aku langsung cek  busi, siapa tahu kran bensin tertutup. Ternyata tidak. Berlanjut membuka tangki bensin, ternyataaaaaaa bensin habis habis bis bisbisbissssss! Tidak ada sisa sedikitpun. Pantas saja motor langsung mati. Padahal di ampere bensin itu menunjukkan bensin masih setengah. Ternyata, jarum pada bensin itu mati.

Pak Angkat, aku APES.

Beruntung, saat itu cukup banyak sepeda motor yang melewati jalan tersebut. Sampai akhirnya, aku memberanikan diri untuk melambaikan tangan kananku yang manis ini. Lalu, berhentilah anak perempuan dengan perawakan mungil yang saat itu berpakaian pramuka.

“Mbak, aku minta tolong, ya. Anterin nyari bensin di sekitar sini.” Pintaku kepadanya dengan nada suara sangaaaat rendah karena aku was was. Takut permintaanku ditolak. Fufufuh

“Mari Bu, aku antar mencari bensin. Motornya dikunci ganda ya, Bu.”

Yasalaam, syuuurrr…seperti sedang meneguk es kelapa muda di tengah terik matahari. Ini anak baik bangettttt.

Ngomongin motor, aku cukup dilema. Ninggalin motor orang di pinggir jalan. Duuuh…Meski sudah aku kunci, tapi kata Bang Napi, kejahatan bisa terjadi dimana saja. Ini membuatku takut.

Takut, tapi di sisi lain aku harus segera sampai rumah. Bismillaah…aku membonceng Risa (bukan nama sebenarnya, karena aku sampai lupa tanya nama saking bahagianya, saking paniknya, saking ngga jelasnyaaa perasaan saat itu). Daaan…ternyata mencari BBM di kota ternyata susah, ngga ada yang ngecerin. Mungkin karena sudah ada beberapa SPBU, ya.

“Yaudah, Mbak. Balik aja ke tempat tadi, ya. Kasian kamu.” Kataku tanpa pikir panjang.

“Nanti kalau Ibu balik lagi ke sana, pulangnya gimana?” Ujarnya penuh empati kepadaku. Dapat bocah yang seperti ini di jalan raya, rasanyaaa…..pingin ngasih emas batangan satu kilo.  *grrr..emang punyaa?*

Asli, baik bangeeeet. Ngga mikir macam-macam, langsung ditolong dengan layanan penuh, full service. Yaudah…kami lanjut mencari BBM. Kami banyak bertanya kepada orang yang sedang santai di pinggir jalan. Ngga nyangka, kami bisa menemukan BBM di selipan tepung dekat RSUD Banjarnegara. YEEEEY! Sebenarnya mereka ngga menjual BBM, cuma stok buat mesinnya saja. Tapi, sini berani bayar mahal. Hahaha. SOMBONG! Padahal, sih, bayarnya sesuai harga pada umumnya. Alhamdulillaah…pertolongan lagi.

Sore itu, aku memang lagi susah. Tapi ngga tahu kenapa, juga merasa senang. Betapa bahagianya mendapat pertolongan saat di jalan raya. Bagiku ini pelajaran berhaga banget. Bahwa menghormati, dan budaya tolong menolong ngga hanya sampai di tetangga, tapi berlaku juga di jalan raya.

Makasih, Risa. Kamu telah menjadi bagian dari orang baik di jalan raya. ^-*

Iklan

One comment

  1. kenapa bukan mawar 😀

Hayoo...Ngomen dengan bijak, ya! ^_*

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: