Saya Bangga, Banjarnegara mempunyai Batik Gumelem.

Kabupaten Banjarnegara– Banjarnegara memiliki industri kerajinan batik yang khas yaitu Batik Gumelem. Mengapa dinamai Batik Gumelem, karena tempat pembuatan batik berada di Desa Gumelem tepatnya di Gumelem Wetan dan Gumelem Kulon. Gumelem adalah nama salah satu desa yang berada di Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Pusat Batik Gumelem berada di Dukuh Dagaran dan Karangpace (Gumelem Wetan) dan Dukuh Ketandan, Beji dan Kauman (Gumelem Kulon).

Batik Gumelem tidak ingin kehilangan ciri khas atau keaslian Batik Tulisnya, sehingga untuk corak masih pakem atau taat pada aturan (tradisi)tetapi tidak ketinggalan jaman. Batik Gumelem mempunyai ciri khas tersendiri pada corak batik dan warna. Untuk motif atau corak, Batik Gumelem mempunyai dua corak, yaitu klasik dan modern. Corak batik klasik lebih menekankan warna hitam, cokelat tua dan kuning. Contoh corak klasik: Sungai Serayu, Udan Liris, Gabah Wutah, Kopi Pecah dll. Sedangkan untuk corak batik modern yang menekankan pewarnaan masa kini seperti; biru, merah, hijau dan ungu. Contoh Corak Modern: Sawung Alit, Salak Raja dll. Corak Batik yang mereka buat kalem siapa saja yang memakai itu cocok, dari anak kecil, anak muda, anak punk, anak alay sampai orangtua.😉 Yang jelas bisa dipakai untuk bekerja, santai apalagi untuk kondangan.😉

Untuk perkembangan karya seni Batik, Batik Gumelem memang masih belum dapat dikenal secara luas. Batik Gumelem sebagian besar hanya didistribusikan melalui pedagang-pedangan kecil yang pemasarannya masih terbatas yaitu di sekitar wilayah Banjarnegara dan Karisidenan Banyumas. Jika di Banjarnegara, hampir semua masyarakat tahu tentang batik gumelem dan keberadaanya, karena setiap tahun Batik Gumelem selalu ikut serta dalam EXPO atau Pameran tingkat Kabupaten di Pendopo Banjarnegara. Akan tetapi untuk daerah atau kabupaten lain banyak juga yang belum tahu dan belum mengenal Batik tersebut, sehingga dalam pemasarannya pun Batik Gumelem masih kalah jika dibandingkan dengan Batik Pekalongan, Solo pada umumnya.

Batik Gumelem di EXPO

Mengenalkan Batik Gumelem ke anak-anak SD.

Waktu ada EXPO, saya sempat ndongeng ngalor-ngidul dengan salah satu ibu yang sedang jaga STAN Batik di EXPO tersebut. Katanya dulu para pengrajin Batik Gumelem sempat pesimis karena pemasaran dan pendistribusiannya sangat lambat, mereka mengakui SDM mereka tentang strategi pemasaaran sangat minim. Namun sejak ada himbauan dari Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tentang penggunaan  pakaian “Batik Gumelem” bagi Pegawai Negeri Sipil setiap hari Rabu, Kamis dan Sabtu sejak tahun 2003, kini pengrajin batik di Banjarnegara menunjukkan perkembangan positif.

Harga Batik Gumelem mulai dari Rp. 70.000,- sampai dengan Rp. 350.000,- tergantung coraknya. Semakin bagus dan banyak variasi corak, harga semakin mahal karena “rego nggowo rupo”.😉 Untuk menyelesaikan satu lembar kain batik waktu yang dibutuhkan bisa mencapai satu minggu, sedangkan untuk kain batik yang halus bisa mencapai setengah bulan. Jadi jangan heran kalau harga batik gumelem itu menurut sebagian besar warga Banjarnegara mahal, karena proses produksinya juga lumayan lama.

Saya bangga, Banjarnegara mempunyai batik gumelem dan saya juga bangga bisa menggunakan Batik Gumelem. Semoga Batik Gumelem dengan coraknya yang khas bisa dikenal banyak orang hingga sehingga bisa menembus pasar nasional dan internasional. Bagaimana menurut teman-teman harga batik gumelem? Termasuk mahal atau tidak? Untuk sebuah karya seni lho? ;)  Adakah produksi kerajinan batik di daerah atau Kabupaten tempat tinggal anda?

Giveaway_Catatan-Akhir-Pekan

Postingan ini diikutsertakan dalam Giveaway Catatan Akhir Pekan dengan Tema Aku Cinta Batik Indonesia

29 komentar

  1. Wah wah, jadi penasaran.😀
    Biasanya cuma tahu Pekalongan, Solo saja. Heheh

    Mari ke Banjarnegara, saya antar ke Gumelem.🙂

  2. yisha jga banggaaaaaaaaaaaa…………………. 🙂

    Terimakasih, Yisha. . .😆

  3. sudah pasti gak ada kerajainan batik ditempatku Idah🙂 semoga suskes ya ngontesnya

    Iyya, karena di kota si ya, Mom.😆

  4. Assalaamu’alaikum wr.wb, Idah manis…

    Wah… memang satu kebanggaan andai tempat lahir kita menjadi perhatian dunia walau dengan hanya satu produk sahaja. Tetapi mempunyai kualitas yang tinggi dan penuh estetika. Tentu sekali batik Gumelem akan tersebar luas seantaro nusantara.

    Tulisan Idah tentang batik ini sahaj sudah kelihatan ceria seperti gaya pemakaian batik itu sendiri di badan idah (fotonya).😀

    Semoga bunda bisa melihat dengan deket batik dari Banjarnegara ini.
    Salam senyum dari bunda di Sarikei, Sarawak.

    Wa’alaikumsalaam, Bunda Cantik.
    Aamiin, semoga bisa sampai malaysia ya, Bun.🙂
    Salam senyuum kembali dari idah. ^_*

  5. SAYA MASIH bingung membedakan berbagai batik… abisss keliatannya batik sama wae sih hehee… semoga batik GUmelem terus maju dalam pekembangannya dimasa yang akan datang Aamiin

    Sukses Untuk GAnya Mbak Idah… itu batiknya cantik dech ^_^

    Tapi dilihat dari bahannya beda lho, mas.🙂
    Aamiin. . . ^_*

  6. Batiknya bagus.. klo di Surabaya banyak sih yang jualan baju batik, tapi dari mananya itu yang gak tau, pokoknya semua penjual bilang asli Pekalongan gitu..

    Berari gak produk sendiri ya, mba?🙂

  7. Yunda Hamasah · · Balas

    Batik Gumelem, baru dengar ini🙂 Semoga dimasa mendatang makin tersebar luas🙂

    Aamiin, semoga bisa merakyat juga. . ^_*

  8. Sidoarjo juga ada batik,Indonesia ituh bener2 kok tempat dan istananya BATIK , apah ajah di buat batik dan ada filosofinya sendiri2😀

    Namanya batik sidoarjo, bukan?🙂

  9. wow….ada batik juga ternyata banjarnegara

    Iyya, made in Banjarnegara. . .^_*

  10. Nice info.. baru tahu ada batik Gumelem, menambah daftar kekayaan batik di Indonesia … sukses juga untuk ngontesnya …

    Rata-rata baru pada tau, mas. . .🙂

  11. sukses buat ngontesnya mba…

    Terimakasih, mba irma. . .🙂

  12. ada kepuasan tersendiri jika mengenakan baju batik, apalagi baju batik yang asli.

    ehem2, ada baju batik yang palsukah, mas?🙂

  13. semoga sukses dengan giveaway-nya…..

    Terimaksih, mba. . . ^_*

  14. hahaha ana rupa genah kudu ana regane😀

    lha iya, kaya kui.
    Mulane rega nggawa rupa.😆

  15. Pas baca awal postingan idah..penasaran pengen liat corak batik Gumelem…pas trus baca ke bawah…ee..trnyata ada postingan gambarnya…jd pengen punya batik Gumelem… #ngarep…
    Mdh2n menang kontesnya ya dah..salam senyum..😀

    Silahkan order aja disini, mba.😆
    Semoga saja ya, mas.🙂

    Salam senyuum kembali. . . ^_*

  16. Batik Gumelem, baru denger…
    bagus Id, post seperti ini salah satu cara untuk mempopulerkan / mempromosikannya…

    Iyya, mas kuya. .
    jadi tau kan kalau Banjar ada yang produksi batik juga.🙂

  17. Bisa dijadiin hadiah nih kalo Nenk Idah ngadain GA😀

    Semoga saja ya, mas.😆

  18. Amirullah Daeng Sibali · · Balas

    Berbicara tentang batik. Indonesia memang kaya motif akan hal yang satu ini

    Benar sekali mas. .
    Kaya dan perlu dilestarikan dan jangan lupa memakainya., ^_*

  19. Harganya lumayan juga ya…
    Aku mikirnya, biasanya untuk kain batik yang mahal semacam batik tulis, biasanya ongkos menjahitnya juga mahal. Karena njahitnya juga perlu hati-hati🙂

    Iyya bener, mba akin.
    Kudu ati2 banget kalau jahit.
    Kalau ongkosnya si sepertinya sama. . . ^_*

  20. Saya sudah pernah liat batik ini, tapi belum pernah beli, kapan2 kalo mampir banjar saya kontak idah utk tny beli batik dimana ya🙂

    Siap, mba. ..
    Ditunggu lho. ..🙂

  21. batik2 sekarang juga lebih modis yach mb Idahh….

    Benar sekali, kakaaaaaaak. . .🙂

  22. harga itu per meter atau….

    Harga perlembar, Bunda.
    2 meter. . . ^_*

  23. setuj mbak “rego nggowo rupo”
    sukses kontesnya ya Mbak….

    heheheh. . .🙂
    Terimakasih, mas.🙂

  24. Kita patut bangga karena memiliki aneka batik yang indah-indah ya nduk.
    Batik memang enak dipakai, untuk acara resmi maup-un non resmi.
    Semoga berjaya dalam GA
    Salam hangat dari Surabaya.

    Benar sekali, rasanya nyaman saja kalau memakai batik, dhe.
    Salam Senyuum. . . ^_*

  25. yuppsp, memakai batik … sikap nasionalisme yang sederhana🙂

  26. Sudah sampai solo belum ya? Atu cuma di Banjar bae?

  27. Reblogged this on H Onnie S Sandi SE and commented:
    Setuju dan lestaraikan

  28. batik merupakan warisan budaya dunia asli indonesia, Batik Gumelem harus dilestarikan dan terus dikembangkan..

    Semoga bisa dikenal banyak orang ya, mas. ..🙂

  29. gumelem kulon itu tempat tinggal saya🙂

    http://www.aliprayogi.blogspot.com

    Weeeeeeew, bagi batiknya dong, mas.🙂

Hayoo...Ngomen dengan bijak, ya! ^_*

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: